Les International School

Les International School

Lesmatematikaakong merupakan salah satu tempat les yang mangajarkan materi les international school di Jakarta

Les International School

20 tahun belakangan ini, bermunculan International School di Jakarta. Dimulai dari Gandhi International School, Sekolah Pelita Harapan, dan JIS (Jakarta International School), Jubille. Kemudian diikuti berdirinya berbagai sekolah international, seperti Bina Bangsa, Bina Tunas Bangsa, ACS, Binus international School, Global Bintaro, Global Sevilla, Central, SIS, Pahoa, BPK Penabur International School, Universal School, NJIS, National High, Australian school, New Zealand School, High Scope, Tunas Muda, dll. Bahkan beberapa sekolah nasional yang kualitasnya kurang juga sudah berganti payung menjadi sekolah nasional plus (dimana mempelajari kurikulum international school) demi mempertahankan kelangsungan sekolah tersebut, ya seperti kita ketahui persaingan antar sekolah semakin tinggi. Ganti payung tersebut ternyata membuahkan hasil, ternyata banyak murid yang mendaftar, karena tingginya minat warga Jakarta untuk masuk international. Bahkan kalau kita lihat semisal sekolah top seperti SMAK 1, mereka juga menawarkan sekolah program kelas international, padahal di seberangnya / tetangganya sudah ada SMAK 8 (BPK Penabur international Tanjung Duren) dan seperti sekolah BPK Penabur Sunrise Garden kelihatannya juga sudah mulai mengganti payungnya dimulai sejak SD kelas 1, dimana materi matematika dan ipanya full dalam bahasa inggris.

International School merupakan sekolah yang menerapkan materi pelajarannya dengan kurikulum international school (di luar kurikulum nasional Indonesia). Mereka menerapkan beberapa alternatif kurikulum, seperti:

1. Kurikulum IB

seperti sekolah Binus Simprug, Tunas Muda, Bina Tunas Bangsa, Pelita Harapan, Global Bintaro, BIS, JIS, JIMS (Jakarta International Multicultural School), Mentari International school, bisa dilihat pada referensi sebelumnya di page Les IB. Biasanya kurikulum IB ini dikolaborasi dengan MYP pada waktu SD, SMP nya.

2. Kurikulum Cambridge

Seperti sekolah Gandhi Ancol, Gandhi Kemayoran, Gandhi Kelapa Gading, Bina Bangsa, Raffles international, ACS (Anglo Chinese School), Universal, Global Sevilla, Ichthus International, National High, Binus Serpong, Stella Maris, Royal buckingham International School, SMU Thamrin, Jubille, BPK Penabur International School yang berkiblat pada kurikulum yang diberikan oleh Cambridge University London, dimana terdapat O Level / IGCSE maupun A Level. (Bisa dilihat pada referensi sebelumnya di page les o level / les IGCSE / Les A level). Seperti yang kita ketahui, sekolah negeri international yang dahalu diperbolehkan seperti SMA 8 International, SMA 28 International, dll juga mengambil kurikulum Cambridge.

3. Kurikulum HSC, seperti IPEKA international school

Yang berkiblat pada kurikulum yang diberikan oleh UNSW (University New South Wales Australia). Untuk kurikulum HSC tersebut, pada waktu SD, SMP ada ujian ICAS yang diselenggarakan oleh UNSW. Sedangkan SMA nya terdapat ujian ICAS untuk grade 10 dan 11. Dan grade 12 terdapat ujian HSC. Namun lebih jauh lagi, ternyata ICAS banyak peminatnya, sehingga sekarang-sekarang ini banyak diadopsi sekolah-sekolah international lainnya meskipun bukan berkurikulum HSC, seperti Bina Bangsa, dll.

4. Kurikulum campuran cambridge+IB

Seperti SIS (Singapore international School), dimana sekolah tersebut memberikan pilihan kepada siswanya untuk bisa memilih apakah menginginkan kurikulum Cambridge atau IB.

5. Kurikulum AP

Seperti JIS (Jakarta International School). Kurikulum ini berkiblat pada kurikulum yang diterapkan di high school USA. Uniknya untuk SMA JIS para siswa diberikan 2 alternatif pilihan, yakni kurikulum AP atau kurikulum IB.

6. Kurikulum  Campuran

Beberapa sekolah seperti Santa Laurensia, Madania school, sekolah Thamrin mereka mengambil beberapa kurikulum kemudian dijadikan satu, termasuk adanya juga kurikulum nasional. Sebagai contoh, Santa Laurensia Alam Sutera, sang guru membuat diktat buku sekolah yang merupakan fotokopian kurikulum IB yang biasanya dipakai Sekolah Pelita Harapan, serta digabung dengan kurikulum Cambridge dan Nasional. Sedangkan Madania School, SMA 1, dan 2 menggunakan kurikulum Cambridge. Sedangkan SMA kelas 3 merubah ke kurikulum nasional. Untuk Sekolah MH Thamrin mereka menggunakan kurikulum cambridge di kelas 1 dan 2 (cambridge igcse dan a level dikebut dalam 2 tahun), dan kelas 3 kejar Ujian Nasional. Sekolah MH Thamrin cukup unik karena murid bisa memilih juga adanya kelas Olympiade.

7. Kurikulum dengan basis Bilingual

Beberapa sekolah seperti BPK Penabur Sunrise Garden, St John BSD, dll banyak menerapkan kuriklum Bilingual tersebut. Biasanya buku cetak yang dipakai sebelah kanan tulisannya inggris, sedangkan sebelah kirinya bahasa indonesia. Buku-buku demikian sebenarnya dengan mudah diperoleh di Gramedia. Sebenarnya kurikulum tersebut kurang efektif adanya, karena materinya sebenarnya menggunakan materi kurikulum Nasional, hanya diterjemahkan ke bahasa Inggris. Lebih lagi, terjemahannya merupakan terjemahan orang Indonesia yang translate dari Bahasa Indonesia ke Inggris jika ditilik dari Grammar dan Vocabulary. Parahnya beberapa seperti menggunakan Google Translate. Sebenarnya kurikulum demikian, dahulunya semasa zaman RSBI, banyak sekolah RSBI seperti SMABEL dll banyak yang menggunakannya. Karena gurunya kurang menguasai bahasa Inggris, maka di kelas gurunya tetap menerangkan dalam bahasa Indonesia. Jadi bukunya sepertinya useless untuk dipelajari yang bagian inggrisnya, karena bisa langsung dicontek bahasa Indonesianya.

Overall, bagaimanapun juga dengan penerapan kurikulum international tersebut, International School menerapkan standard yang dikontrol langsung oleh Cambridge International Exam atau IBO atau UNSW langsung. Di International School tersebut memuat kandungan guru asing biasanya 99 persen, seperti guru bule, Philiphine, India, Singapore, China, dll. Beberapa sekolah International merupakan franchise luar negeri seperti ACS (Anglo Chinese School) Tiara Bangsa, High Scope, National High, dll, sehingga kualitas mereka terkontrol langsung oleh kantor pusatnya di Singapore.

Apa itu Les International School?

Pernah ada seorang orang tua murid bertanya kepada salah satu kepala sekolah suatu International School di Jakarta. Apa kelebihannya, saya memasukkan anak saya di sekolah ini? Si kepala sekolah tersebut berbalik bertanya,” Apa yang dibutuhkan di dalam dunia sehari hari bapak? Bukankah Matematika, Science, dan bahasa asing di dalam dunia kerja? Mengapa anak bapak harus dijejali pelajaran yang tidak berguna, seperti PPKN, Pancasila, olahraga, dll yang tidak terpakai dalam kerja, malah si anak menjadi stress terlalu banyak ulangan. Kalau dipikir, ada benarnya. Di dunia bekerja hanya dipergunakan matematika untuk menghitung. Science untuk pengembangan keahlian, misalnya dalam trading / berdagang / berkarir di pertambangan atau perusahaan kimia, dsb. Sedangkan bahasa, seperti yang kita ketahui, semakin banyak bahasa yang kita kuasai, semakin tinggi gaji orang tersebut di suatu perusahaan.

Ada istilahnya kalau belajar di luar negeri lebih banyak prakteknya daripada teori yang didapat si anak di sekolah nasional. Sehingga anak akan lebih siap masuk dalam dunia kerja dan siap bersaing. Tidakkah lebih penting si anak mendapatkan pelajaran ilmu budi pekerti, sehingga si anak bermoral, dan memiliki sopan santun secara praktek, dibandingkan hanya menghafal PPKN, Pancasila, dsb?

Di dalam international school, karena pelajarannya sedikit, bukan berarti lebih jelek. Namun bobot pelajaran matematika, science (physics, chemistry, biology) jam belajarnya setiap hari dan jamnya sangat banyak. Selain itu, bobot bahasa Inggris, bahasa Mandarin sangat banyak. Selain itu ada optional bahasa Jepang, Jerman, Perancis, dan sebagainya.

Sehingga orang tua yang menyekolahkan anaknya di international school dapat dikatakan sangat concern pada kesiapan anak dalam menghadapi era Free Trade Area Asean dan APEC (Asia Pacific) dimana orang orang asing dari Philipine, Malaysia, Singapore, Thailand, Jepang, Korea, Hongkong, China, Taiwan dsb akan membanjiri Jakarta dalam waktu dekat. Bagaimana dengan kita, apakah tersingkir atau menjadi bawahan mereka, dengan bergaji sangat rendah, sedangkan harga barang naik terus / inflasi? 10 tahun kemudian era-nya globalisasi, semuanya serba Computer, dan serba aneka bahasa, dimana orang yang memiliki bahasa lebih banyak, dia akan survive dan bergaji lebih tinggi daripada orang yang memiliki 1 bahasa. Seorang Sales Engineer dengan kemampuan bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Korea tentunya akan bergaji sangat tinggi, dan berkemampuan untuk menyalakan mesin, mensetting dan menjalankannya tanpa kesulitan dibanding dengan yang cuma berbahasa Indonesia.

Di Bimbel Akong, terlihat sekali tingginya orang tua murid dari berbagai wilayah di Jakarta, seperti Jakarta Selatan, Utara, dsb sangat concern dengan pendidikan anaknya, meskipun si orang tua sudah memegang puncak pimpinan suatu perusahaan besar. 10 hingga 20 tahun lagi, Indonesia akan memiliki wajah baru, yakni orang yang berilmu akan menjadi pimpinan atau sebagai enterpreneur suatu perusahaan baru, bukan lagi era-nya orang yang hanya tamat SMA bisa mempunyai toko berdagang. Sehingga perlunya mindset bahwa tidaklah rugi untuk investasi di pendidikan si anak, karena dengan bekal ilmu pengetahuan, si anak akan survive di kemudian harinya, tanpa perlu bergantung dari orangtua.

Dengan investasi tinggi dengan menyekolahkan sang anak di international school, membuat sang orang tua untuk make sure investasi nya tersebut di jalan yang benar. Sehingga banyak orang tua yang memasukkan anaknya ke dalam program Les International School di Bimbel Akong. Di program Les International School di Bimbel Akong siswa siswa dari berbagai International School di Jakarta dengan background kurikulum Cambridge, IB, AP, HSC dsb les di sini.

3 comments on “Les International School
  1. William Tobagus says:

    Ko Akong,
    Ini les private atau ke tempat bimbel nya?
    Anak saya di Bina bangsa PIK.

    thanks

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mengenal Ricky Sugiri (Akong)
ricky sugiri

ricky sugiri

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

View Full Profile →

Follow me on Twitter
Categories
%d bloggers like this: