APA SAJA PENENTU KEBERHASILAN BELAJAR ANAK?

Dalam kesempatan ini, kami ingin mengulas beberapa faktor keberhasilan anak, khususnya di bidang akademis.

Bukankah kita sering dengar, ada beberapa teman kita mengatakan bahwa anaknya dapat ranking,atau anaknya menang dalam lomba (apakah olimpiade math, atau apa), atau mereka curhat anaknya ulangannya bagus hari ini.

Selain itu, tidak sedikit yang mengeluh curhat anaknya ulangannya jeblok, pas-pasan, atau dapat peringatan dari wali kelas bisa ga naik kelas jadi perlu effort, atau yang lebih parah dapat curhatan teman, anaknya ga naik kelas.

Faktor penentu hasil belajar anak sebenarnya bukan hanya faktor ilmu yang disampaikan guru ke anak di sekolah. Tapi juga faktor dari orangtua siswa sendiri. Selain itu faktor lingkungan si anak juga berpengaruh erat pada keberhasilan. Faktor external, seperti guru les, bantuan kakak/ortu yang mendukung kegiatan belajar siswa. Selain itu faktor godaan hiburan juga sangat berpengaruh.

Untuk supaya berhasil dalam hasil belajar, sebenarnya yang perlu diketahui orangtua, guru serta siswa sendiri adalah apa motivasi siswa belajar. Apakah motivasi anak dalam belajar. Apakah hanya mengejar nilai? Apakah untuk nyenengin ortu saja? Atau mau jadi best of the best di kelas? Atau apa? Ini perlu dicari tahu terlebih dahulu. Kalau belum ada motivasi / tujuan yang akan dicapai, nah sekarang kudu diset dahulu di awal. Hal ini hampir mirip dengan pertanyaan apa tujuan anda untuk kerja? Keberhasilan kerja anda ditentukan oleh motivasi anda dalam bekerja.

Banyak ortu ataupun siswa mulai kelas 4 sd, ataupun kelas 2 smp ataupun kelas 2 sma, sudah mulai “kebakaran jenggot”.  Mereka pada set motivasi anaknya dalam belajar, dengan tujuan bisa masuk sekolah / universitas yang difavoritkan. Telat ortu dan siswa menentukan target, berarti chance untuk bisa lolos tes masuknya akan sangat kecil. Karena untuk bisa lolos tentunya preparation harus matang dan jauh jauh hari. Karena untuk create rasa percaya diri yang sangat tinggi dalam mengerjakan soal tes. Serta juga menentukan strategi supaya bisa lolos. Banyak sekali ortu yang tidak menyadari itu. Kadang tidak sedikit orang tua dan siswa yang last minute. Pada waktu beberapa bulan sebelum tes, baru menyadari pentingnya anaknya prepare. Mungkin baru sadar, meragukan apakah standard  belajar yang sudah diberikan sekolah asal apakah sudah memenuhi untuk bisa lolos tes di sekolah / universitas yang akan dituju. Perlu diingat, mungkin anak kita terbaik di sekolahnya. Namun apakah bisa bersaing dengan anak2 dari sekolah lain, yang mungkin saja peringkat sekolahnya ada di atas sekolah si anak. Tidak jarang kami juga banyak menemukan, anak-anak dengan kemampuan biasa well prepared jauh jauh hari malah lolos. Dibandingkan temannya di sekolah yang malah juara / ranking 10 besar, yang gagal masuk ke sekolah yang difavoritkan. Itu bukan faktor luck, but preparation sangat berperan.

Motivasi belajar juga berperan menentukan seberapa besar effort yang harus dilakukan. Seumpama si siswa ingin masuk UI, berarti effort yang sangat luar biasa harus dilakukan. Terlebih masuk kedokteran UI, atau kedokteran universitas lain. Seperti diketahui kedokteran merupakan jurusan paling sulit masuk, karena tingginya minat siswa untuk program studi tersebut (profesi dengan high income). Sehingga extraordinary effort sangat diperlukan untuk bisa lolos. Effort seperti apa? Belajar mandiri, so pasti. But belajar mandiri saja belumlah cukup. Karena diperlukan strategi strategi khusus. Belum cukup hanya mengandalkan only materi sekolah untuk bisa ready lolos tes masuknya. Mungkin ikut bimbel pilihan baik untuk backup dari segi materi tes, psikologi dan motivasi supaya meningkatkan kualitas serta percaya diri.

Banyak kami temui, terlebih siswa kelas 6 sd, atau 3 smp, atau 3 sma, ingin melanjutkan studi keluar negeri. Mereka prepare 2tahun sebelumnya mempelajari materi luar negeri yang dituju dengan join les materi luar negeri, selain mereka les bahasa. Hal ini sangat diperlukan, agar si siswa akan memiliki daya saing yang tinggi, tidak jadi bulan-bulanan di negeri orang. Dalam artian, yang diterangkan guru di luar negeri, dapat dimengerti si siswa, sehingga menghasilkan nilai yang sangat tinggi. Seperti diketahui sistem pendidikan Indonesia sangat berbeda dengan sistem luar negeri (materi pembelajaran maupun metode). Tidak sedikit siswa asal Indonesia yang tidak lulus, kecewa dan pulang balik Indonesia dengan kerugian dana yang sangat besar. Karena orangtua tidak memberikan persiapan yang matang ke si siswa melalui bimbel yang khusus mempersiapkan sekolah/kuliah di luar negeri seperti Akong Bimbel. Uniknya, banyak sekali anak-anak yang juara sekolah nasional maupun international sebelum melanjutkan sekolah / college / universitas di luar negeri les dahulu di Akong Bimbel. Jadi terlihat kesadaran yang tinggi siswa2 berprestasi yang tidak ingin prestasinya di negeri seberang terjun bebas.

Selain itu kami mungkin bisa memberikan tips kepada para orangtua, tidak sedikit anak yang berhasil (meningkat drastis nilainya) dengan semangat motivasi yang luar biasa karena diiming-imingi reward dari orangtua mereka. Jadi mereka sudah punya tujuan. Belajar yang rajin untuk mendapatkan rewardnya. Hal tersebut sama dengan motivasi karyawan dalam bekerja, dikasih bonus, fasilitas dll sehingga semangat kerjanya semangat 45.

 

Siswa sekolah St John yang mempersiapkan diri untuk melanjutkan kuliah di Singapore. Dan Siswi Santa Ursula yang mempersiapkan diri untuk melanjutkan kuliah di United Kingdom.

Rewardnya dalam bentuk apa? Mungkin bisa berupa tiket menonton bioskop, atau nonton concert, atau gift barang yang disukai si anak. Tidak sedikit ortu siswa yang memberikan smartphone atau tablet ke siswa yang berhasil meningkatkan nilainya secara drastis. Banyak kami ketemukan semisal si anak kelas 6 SD nilai-nilainya tinggi sekali dapat 9 / 10 dalam ulangannya. Bahkan ujian nasional matematikanya dapat 100. Tetapi ketika sudah masuk SMP 1, nilainya menurun. Bahkan bisa dapat merah (di bawah KKM). Apa yang terjadi? Karena smartphone / tablet/ PC. Si anak menjadi smarphoneholic (kecanduan smartphone). Coba kita lihat sekarang keadaan kita, sudah banyak group whatsapp / social media line / wechat / snapchat/instagram dll. Kita saja sudah sibuk. Nah gantian si anak menjadi sibuk dengan hal demikian. Tanpa disadari, yang dahulunya waktu belajarnya banyak, punya waktu untuk buat pr, menjadi sibuk dengan smartphone kesayangannya. Mau buat pr pun emoh. Sibuk berbalas-balasan dengan group nya di sosmed, atau game / game online. Akhirnya ga ada waktu untuk belajar lagi. Kalau adapun sedikit sekali waktunya. Sedangkan materi SMP / SMA luar biasa banyaknya. Fenomena ini dihadapi oleh jutaan masyarakat Indonesia. Masalahnya kalau nilainya jelek, pastilah ortu akan marah ke guru les. Kok dulu anak saya waktu SD pintar, sekarang jadi bodoh. Ini salah guru lesnya. Ga bisa ngajar. Akhirnya berhenti pindah ke bimbel lain. Di bimbel lain pun sama hasilnya hancur-hancuran. Terus nomaden pindah dari 1 bimbel ke bimbel yang lain. Dan yang terparah, si anak akhirnya ga mau les sama sekali. Berpikir ngapain belajar sih. Karena sudah jenuh. Hal terus berlanjut hancur-hancuran sampai menjelang tes masuk universitas. Baru ortu siswa akan kebakaran jenggot sekali. Mau masuk universitas requirementnya harus lolos tes yang sangat berat. Dahulunya santai. Sekarang lihat soal susah ya ampun deh. Akhirnya gagal masuk UI / univ yang difavoritkan. Padahal SD nya mungkin juara umum. Kenapa hal ini bisa terjadi? Tentunya kesalahan terbesar pada orangtua. Karena dengan smartphone tersebut si anak akan memiliki dunia lain (dunia maya, dimana dia akan sibuk sekali dengan dunia barunya). Apakah salah? Tergantung interpretasi masing-masing. Kalau menurut saya, belum waktunya si anak untuk pegang smartphone. Kalau yang belum kasih smartphone ke anak, better hindari. Mungkin setelah masuk kuliah baru diberikan. Coba lihat Bill Gates yang tidak mengijinkan anak-anaknya untuk memegang smartphone. Kenapa demikian? Mungkin bisa dipikirkan penyebabnya. Untuk ortu yang sudah terlanjur memberikan smartphone jadi apa solusinya? Mungkin bisa dipikirkan jalan keluarnya. Membatasi penggunaannya atau apa (memberikan waktu penggunaannya semisal seminggu 1x beberapa jam). Penggunaan smartphone untuk game atau sosmed untuk siswa mungkin saja menguras memori otak si anak. Karena tersedot semuanya ke smartphone. sehingga memori yang tersisa untuk belajar menjadi sedikit. Seperti halnya handphone jadul(blackberry) yang bila full memory suka ngehang. Demikian pula dengan otak manusia akan freezing / ngehang kalau dipakai belajar, karena sebelumnya memorinya sudah terkuras habis untuk smartphone. Dari beberapa artikel news, ada berita yang menyatakan ada anak yang meninggal karena kecanduan game online. Hal ini tentunya harus diwaspadai. Kembali lagi peran orangtua, lingkungan seperti keluarga (kakak, paman atau yang lain)turut berperan untuk mengawasi demi keberhasilan kegiatan belajar siswa.

 

 

 

 

 

 

 

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com No wa= +6281296500077 ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM/wa preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi. Terkadang bbm suka tidak terkirim. Dan email gmail dengan yahoo mail terkadang crash. Much better whatsapp.

Tagged with:
Posted in bimbel, Uncategorized
Mengenal Ricky Sugiri (Akong)
ricky sugiri

ricky sugiri

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com No wa= +6281296500077 ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM/wa preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi. Terkadang bbm suka tidak terkirim. Dan email gmail dengan yahoo mail terkadang crash. Much better whatsapp.

View Full Profile →

Follow me on Twitter
Categories
%d bloggers like this: