Sulitnya Mengajari Anak SD Kelas 1

Mengajari anak bagi orangtua adalah suatu seni. Kadang bisa tepok dada juga ketika kita ngajarin anak TK / Playgroup ataupun anak SD kelas 1 dan 2.

Mengajari anak balita ataupun anak SD kelas 1 ataupun 2 ada teknik-teknik tertentu. Karena mereka adalah makhluk yang gampang bosenan. Namun tidaklah selalu negative thinking gitu. Terkadang mereka sangat curious atau penasaran mempelajari sesuatu yang baru.

Tinggal pintar-pintarnya orangtua mengolah rasa curiousity ini menjadi kesempatan untuk mengajari mereka.

Bagaimana Membuat Anak Termotivasi Belajar?

Di Bimbingan Belajar Akong ada cara-cara khusus, yang tidak dapat diulas di artikel ini ngajarin anak-anak sehingga mereka ketagihan belajar. Terkadang 1 buku cetak mereka bisa habiskan dalam waktu 2 bulan, dimana biasanya sekolah habisin dalam waktu 6 bulan.

Bagaimanapun juga, terpenting bagi orang tua sebenarnya si anak timbul rasa motivasi untuk belajar. Itu saja, gak perlu muluk-muluk si anak harus juara 1, atau 10 besar. Terpenting si anak tanpa disuruh bisa belajar sendiri. Nah itu susahnya. Coba cari 1 anak, tanpa disuruh akan buka buku belajar sendiri. Yang ada mah, orang tua akan teriak-teriak suruh belajar. Gawatnya, dicuekin si anak.🙂

Banyak orangtua yang sangat sibuk sehingga tidak punya kesempatan untuk ngajarin anak-anaknya. Ataupun si orangtua sudah lupa dengan pelajaran SD. Sehingga si orangtua tidak pe de untuk ngajarin anaknya. Better si orangtua menitipkan anaknya ke Bimbel yang bisa dipercaya untuk mengurusi pendidikan sang buah hati.

Banyak yang stereotype berpandangan pendidikan sejak dini, sangatlah tidak bagus, karena si anak seharusnya semasa kelas Playgroup, TK A, TK B bahkan kelas 1 SD, wajib main sepuasnya, dan les belajar. Nanti kelas 2 baru belajar. Apakah benar pandangan tersebut?

Memanajemenkan Waktu Belajar Anak

Menurut banyak observasi, memang di negara-negara barat, si anak ketika kelas Playgroup, TK A, TK B bahkan kelas 1 SD tidak diperbolehkan belajar gila-gilaan. Bahkan diwajibkan untuk bermain sepuasnya, guna menimbulkan kreativitas. Banyak studi yang menyatakan dengan demikian, si anak nanti setelah dewasa memiliki kreativitas yang tinggi dibanding anak yang lain.

Sedangkan di China sendiri, anak-anak Playgroup, TK A dan TK B tidak diperbolehkan belajar tulis ataupun matematika. Tapi dikasih main sepuasnya. Namun diajari membaca. Ketika SD kelas 1, baru diajari menulis. Seperti kita ketahui negeri barat lebih kreatif dan inovatif dibandingkan negara-negara Asia termasuk Indonesia. Dan ada stereotype hubungan korelasi antara pengajaran ketika playgroup, TK A, TK B dan kelas 1 SD di Negeri Barat yang berbanding lurus dengan tingkatnya kreativitas berujung pada kemajuan negeri barat dibanding negeri Asia lainnya.

Terus gimana dong? Mending kita nyantaiin aja anak-anak kita ketika TK A, TK B, dan Playgroup, baru pas SD Kelas 1 nya aja ya?

Punya pikiran demikian bagus. Namun apa yang terjadi di lapangan di lingkungan masyarakat Indonesia? Untuk bisa tembus di sekolah-sekolah SD ternama, si anak sudah harus punya basic yang kuat di matematika, membaca, menulis, kadang kita bisa sebut calistung.

Les Calistung Untuk Sang Anak?

Meskipun si anak semasa TK A ataupun TK B belum diajarin sekolahnya calistung, berbondong-bondong orangtua yang memasukkan anaknya bimbel untuk les calistung, demi standby bisa lolos tes masuk berbagai sekolah SD ternama. Kalo gak dilesin, tentunya impossible bisa tembus masuk. Karena bagaimana mungkin anak kita ga dapatin ilmu calistung dari TK B sekolah asal, terus diwajibkan ikut tes calistung dari SD yang dituju. Gimana mungkin si anak yang ga bisa baca, dites membaca. Ya tentu pasti ditolak. Ketika ditolak, langsung deh, orangtua punya stereotype, wah anak saya gak mampu, atau IQ nya rendah, gak sanggup tembus sekolah bagus. Tentu tidak demikian sebenarnya. Coba kalo si ortu well-prepared lesin Calistung, tentu mungkin bisa lolos tes, atau bahkan bisa compete dengan calon siswa-siswa lainnya.

Terus bagaimana bilamana sudah diterima si anak kita di sekolah yang kita inginkan tersebut? Tentunya kita perlu lesin langsung ikut les pelajaran SD , supaya dia bisa adaptasi penyesuaian dengan materi awal yang dikasihkan guru SDnya, karena tentunya guru SD kelas 1, sudah menganggap si anak sudah capable dengan materi yang akan disampaikan, karena si anak sudah lolos tes masuk yang demikian sulitnya.

Namun bagi pengajar sendiri, better one step ahead untuk menghadapi case yang ada di lingkungan kita. Karena kita perlu beradaptasi. Dari banyak pengalaman, untuk kasus di Indonesia, bilamana kita belajar lebih cepat, hasil yang didapat jauh lebih tinggi dibanding siswa yang belajar sesuai ritme sekolah. Bagaimanakah dengan pandangan Anda? Ditunggu positive comment-nya.

Laporan Hasil Belajar IPEKA PURI - Bimbel Akong

Laporan hasil belajar dari salah satu murid Bimbel Akong.

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in bimbel calistung, Les Calistung, Les Pelajaran SD, Les Pelajaran SD sekolah nasional, Les Pelajaran Sekolah Nasional, Testimoni, Tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mengenal Ricky Sugiri (Akong)
ricky sugiri

ricky sugiri

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

View Full Profile →

Follow me on Twitter
Categories
%d bloggers like this: