5 Penyebab Kegagalan Tembus UI

Banyak orang tidak tahu kesalahan terbesar yang telah dibuatnya untuk bisa tembus UI. Dalam kesempatan ini sebagai alumni UI, yang sudah pernah merasakan tes masuk SNMPTN dan berbagai tes masuk universitas, saya akan mengulas kesalahan terbesar yang membuat orang tidak dapat masuk UI.

Kurang lebih ada 5 penyebab banyak orang tidak bisa tembus tes masuk UI, baik SBMPTN, maupun SIMAK UI, sebagai berikut:

1. Banyak orang tua dan siswa yang berpikiran, sebaiknya mengambil jalur undangan dengan masuk SMA negeri karena mendapat jatah quota lebih banyak dibanding sekolah lainnya. Terlebih SMA negeri yang top ten. Apakah ada yang salah dengan hal ini? Tentu tidak. Namun perlu dipikirkan, berapa sih undangan yang diberikan UI kepada sekolah tersebut. Apakah hanya 5 kursi atau 10 kursi atau 100 kursi jatah sekolah tersebut. Bilamana hanya 5 kursi yang berdasarkan statistic yang didapat per tahunnya sekolah tersebut umumnya siswa nya hanya 5 siswa yang tembus undangan. Ya, sama juga bodong. Mengapa? Karena dari ratusan siswa kelas 3 SMA, harus berjuang melawan siswa di sekolahnya mereka sendiri, harus merebut 5 kursi. Alhasil kasarnya hanya siswa dengan juara 1-3 yang kira-kira dapat jatah. Bagaimana dengan anak anda? apakah anak anda sanggup untuk jadi juara 2? Tentunya perjuangan sangat berat untuk menjadi juara di kelas, bahkan apalagi juara umum di sekolah. Bisa keringatan anak anda, bisa belajar dari pagi sampe ketemu pagi lagi.

Strategi tersebut salah. Terus bagaimana kalau anak Anda mending tembus di negeri yang top ten aja sekaligus biar mempermudah masuk UI, dimana sma negeri tersebut dapat jatah yang besar untuk undangannya? Bisa saja sih. Hanya biasanya UI juga tidak memberikan jatah yang terlalu banyak untuk sekolah tersebut. Dan yang berat tentunya, bilamana SMU negeri top ten tentunya saingan anak anda yakni para jenius dari seluruh kota jadebotabek, dan apakah anak anda bisa terselip di antara saingan ketat tersebut sehingga bisa nyangkut dalam undangan?Tentunya perlu kerja extra keras, untuk bisa bersaing dengan anak-anak pintar. Mungkin lebih baik jadi juara namun untuk sekolah yang sedang-sedang saja ukurannya, karena lebih mudah, karena saingannya ga terlalu berat.

Kalau masuk SMU swasta bagaimana? Tentunya SMU swasta biasanya jatah quota nya lebih sedikit dari negeri. Sehingga tentunya mereka harus berjuang mati-matian untuk bisa masuk UI. Sebenarnya quota based untuk undangan ini sifatnya kurang adil. Harusnya pemerintah Indonesia melalui departemen pendidikan, harus menghapuskan paradigma tersebut, memberikan pemerataan bagi seluruh siswa baik swasta maupun negeri. Dan jangan berdasarkan label sekolah diberikan jatah yang lebih banyak, di salah satu sisi, sekolah lainnya jatahnya dikit banget. Inilah yang saya tidak suka dengan sistem undangan, karena sifatnya tidak adil. Better undangan dihapuskan, dan jalur masuk UI hanya tes masuk sehingga berdasarkan kepintaran siswa yang tidak memandang asal sekolahnya. Mungkin saja ada siswa dari daerah kampung terpencil dan bukan dari sekolah ternama, namun pintar, bisa tembus UI lewat hasil tes masuk.

Terlebih lagi jalur undangan rawan KKN, korupsi dari berbagai lini. Mungkin sudah menjadi rahasia umm mungkin saja kepala sekolah bisa kita suap biar nilai raport jadi tinggi sekali. Selain itu mungkin saja jalur penerimaan nya juga bisa disuap sehingga memudahkan diterima. Siapa yang bisa kontrol hal tersebut? Kan gak mungkin. Dengan jalur tes sedikitnya akan mengurangi hal-hal yang curang tersebut.  Dengan tingginya kemungkinan curang di jalur undangan tersebut, maka probabilitas anak-anak anda untuk diterima di UI melalui jalur yang benar menjadi berkurang. Jadi better tidak terlalu banyak berharap banyak. Wish boleh, namun don’t be too much.

2. Kesalahan kedua, yakni biasanya orangtua dan siswa biasanya mempersiapkan diri untuk bisa masuk UI, biasanya baru menjelang tes UI, semisal seminggu sebelum tes. Hal tersebut sangat berat. Namun mungkin aja ada anak yang gak masalah. Saran saya, better siapin dari kelas 1 SMA pas baru masuk. Banyak siswa yang join Akong Bimbel dari SMA kelas 1 langsung digembleng disiapkan untuk tes masuk. Sehingga pas Ujian Nasional, mereka menjadi raja nya. Dan ketika SBMPTN ataupun SIMAK UI, mereka melihat soal tersebut dengan enteng, karena sudah dipersiapkan selama 3 tahun. Alhasil siswa yang join Akong Bimbel diterima semua universitas negeri. Jadi siswa yang masuk Bimbingan Belajar Akong Bimbel selalu di doktrin dari awal, jangan terlalu banyak berharap pada undangan. Anggap aja nasib kita sial, gak dapat undangan. Namun langsung siapkan SBMPTN dan SIMAK UI sesegera mungkin, jangan leha leha. kalau beruntung ya dapat undangan. Kalau tidak, no problem, karena sudah well prepared.

3. Seperti halnya alasan kedua. Biasanya pas kelas 3 SMA, orangtua serta siswa SMA 3 biasanya sibuk sekali dengan ujian nasional. Mereka maunya selama kelas 3 SMA fokusnya full di UN. Buat apa sih fokus full di UN? Anda tau gak, guna Ujian Nasional untuk apa? Nilai setinggi langit pun, anak anda tidak terjamin untuk bisa tembus UI. Jadi waste time saja. Sekarang anda perlu putar strategi 180 derajat. Fokuslah di SBMPTN dan SIMAK UI selama kelas 3 difokusin full total. Di Bimbingan Belajar Akong, nampak sekali ketika ujian nasional, anak-anak pada nyantai aja, nothing happened. Malah mereka lagi bertempur untuk bisa lolos UI dalam waktu gemblengan 1 tahun. Alhasil pada rentang waktu 1 bulan setelah ujian nasional, mereka sudah siap bertarung, dan semuanya berhasil tembus UI.

4. Kesalahan ke 4, yakni orangtua sering kali salah memasukkan anaknya ke suatu tempat les ataupun les private di rumah. Dari banyak observasi, beberapa orangtua tidak mau repot, anak-anaknya dilesin gurunya datang ke rumah. Pas kelas 2 SMA mulai terasa susah pelajarannya dan menurun nilainya. Dan pas kelas 3 SMA, si guru kurang pengalaman untuk bisa siapin siswa untuk bisa tembus UI, karena memang si guru bukanlah alumni UI, atau seseorang yang sudah berpengalaman untuk bisa tembus UI, tentunya jam terbang dan pengalaman si guru les sangatlah penting seperti halnya jam terbang dan pengalamanan pil0t pesawat terbang yang sukses menerbangkan pesawat terbang. Tentunya orangtua harus memillih guru yang memang bisa sukses menerbangkan anaknya tembus UI. Jangan yang abu-abu tidak jelas. Umumnya guru les yang bagus biasanya jarang keluar-keluar ke rumah siswa, namun biasanya stay di tempat, karena memang sudah laku, gini deh analoginya, apakah anda pernah lihat dokter spesialis profesor yang sangat ahli di bidang tertentu, pergi keluar-keluar ke tempat-tempat pasiennya? tentu tidak bukan? Malah pasien2 nya dengan rela menunggu ke tempat si dokter tersebut. Sangat banyak ditemui, banyak guru les yang mempersiapkan siswa untuk tembus UI dengan dikasih soal-soal Ujian Nasional. Tentunya hal tersebut kesalahan besar. Kalau SBMPTN haruslah soal SBMPTN. Kalo SIMAK, ya harus SIMAK. Mungkin tingkat kesulitan SBMPTN dan SIMAK yang sangat sulit dan si guru tidak sanggup, sehingga si guru kasih aja soalnya, dan apalagi siswa dan ortu juga pada gak tahu. Sehingga alhasil banyak siswa yang gagal tembus UI.

5. Kesalahan terakhir yakni, si orang tua siswa maupun siswa kurang well prepared / telat untuk menentukan jurusan dan universitasnya. Anda perlu seorang konsultan pendidikan yang bisa mengarahkan arah anak anda baiknya kemana? Konsultan yang bisa tau arah industri, bisnis, dll yang berkaitan dengan karir anak anda. Buat apa kuliah sesuatu yang susah, namun akhirnya kerjaannya tidak ada, atau kerjaannya dengan gaji yang rendah tidak pantas. Perlunya strategi khusus pemilihan jurusan dan universitas dalam pengisian formulir SBMPTN maupun SIMAK UI untuk mudah tembusnya.

Kalau sudah demikian, jadinya gimana dong? Ya, better segera ke dokter spesialis. Kalau yang sudah mendekati hari H tes SBMPTN, ataupun SIMAK UI, segera masuk ruang ICU, segera untuk dilakukan tindakan. Karena time is money. Semakin cepat tindakan, semakin cepat anak Anda bisa diselamatkan.

Berikut sekilas beberapa aktivitas siswa di Akong Bimbel yang sedang mempersiapkan SBMPTN dan SIM

2015-03-03 17.04.262014-12-17 12.05.282014-11-06-16-10-57

Siswi yang sedang mempersiapkan tes masuk UGM International dan SIMAK UI International

20150328_1527352015-04-03 17.37.26

2015-03-18 15.37.13

 

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

Tagged with: , , , , , , , ,
Posted in Les Privat, Les SBMPTN, Les SIMAK UI, Les simak ui international, Les Tes Masuk Universitas, Les test masuk Universitas, Les Ujian Nasional, Les UN, Tips
One comment on “5 Penyebab Kegagalan Tembus UI
  1. Toto hartono says:

    apakah di ui ada anak smk

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mengenal Ricky Sugiri (Akong)
ricky sugiri

ricky sugiri

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

View Full Profile →

Follow me on Twitter
Categories
%d bloggers like this: