Mana Yang Lebih Bagus Kurikulum Singapore (Singapore Curriculum) dengan Kurikulum Indonesia?

Mengikuti kurikulum Singapore (Singaporean Curriculum) bukanlah suatu yang mudah. Memang kurikulum Singapore ini sudah dikenal di seluruh dunia, sebagai kurikulum yang super susah. Anda tentunya familiar dengan istilah susahnya lolos test masuk Ujian Saringan Masuk UEE Nanyang Technological University (NTU) ataupun NUS (National University of Singapore). Biasanya di bulan Desember, anak anak dari seluruh penjuru negeri banyak berdatangan ke Jakarta untuk Les Tes Masuk Nanyang ataupun Les Tes Masuk NUS. Sedemikian susahnya, banyak juara juara sekolah / kelas di seluruh Indonesia maupun di Singapore sendiri banyak yang gagal tes, sehingga mereka perlu mengikuti Bimbel intensif tersebut. Tingkat kesulitannya 10 kali lipat daripada soal SBMPTN atau SIMAK UI. Juga kita sering mendengar sulitnya masuk sekolah negeri di Singapore meskipun kita mau bayar sendiri.

Selain itu, banyak mahasiswa yang ingin melamar kerja di Akong Bimbel seperti dari UI, ataupun yang sudah lulus ITB, mereka wajib mengerjakan soal soal SD kelas 5  dan 6 kurikulum Singapore. Dan alangkah terkejutnya, ternyata mereka hanya bisa mengerjakan beberapa soal, tidak sampai 40 persen yang benar. Saya juga terkejut, sering saya tanyakan kamu kan lulusan UI / ITB kenapa tidak bisa mengerjakannya. Mengapa demikian? Kurikulum Singapore memang dikenal super susah. Kurikulum ini bilamana menggunakan metode indonesia ataupun philiphine akan berasa sangat susah, dan sulit terjangkau.

Banyak orang yang mengatakan kurikulum Indonesia lebih baik karena banyak yang memenangkan olympiade matematika dan fisika. Namun bisa diteliti, kurikulum Singapore ini jauh lebih susah. Perbandingannya 1:10. Kurikulum Singapore berasa mulai susah ketika kelas 4,5, dan 6 SD. Biasanya guru guru International School di Jakarta untuk SD banyak berasal dari Philiphine, tak jarang juga ada yang lokal.

Biasanya guru guru dari Philiphine ini kurang lebih sama dengan guru lokal, menggunakan metode aljabar Indonesia. Tentunya berasa sangat sulit setengah mati untuk dikerjakan oleh si guru, untuk diterangkan si anak juga sulit, dan untuk dicerna oleh si anak juga sulit sekali. Alhasil, ulangan satu kelas umumnya jelek sekali, untung untung 20-30 persen siswa bisa pass scorenya. Beberapa topik seperti ratio, percentage, fraction dan lain lain bisa membuat si guru kebingungan. Mudah kita liat, biasanya guru guru membawa kunci jawaban pas nerangin ke si murid. Dan dia biasanya mencatat apa yang dipegangnya langsung ke papan tulis. Dan bilamana ditanya soal yang sulit soal yang lain, si guru akan berasa kesulitan sekali. Something wrong?

Kesalahan terbesar guru guru tersebut mereka menggunakan metode negara mereka masing masing. Soal tersebut dari Singapore,sehingga penanganannya harus metode Singapore. Sehingga sekolah sekolah harusnya meng hire guru guru dari Singapore yang well trained dan well qualified, bukan dari Philiphine ataupun lokal (dengan alasan klasik untuk mendapat profit margin yang tinggi). Orang tua pasti mengira kenapa anak anaknya dapat jelek. Banyak orang tua menyangka guru Les Private nya jelek (memang sih untuk kurikulum singapore, Orang tua harus mencari guru Les Private / Bimbel yang master di kurikulum Singapore supaya mudah dimengerti). Di sini saya katakan, anak tidak ada yang bodoh. Semua otaknya sama.

Tinggal gurunya harus qualified bisa transfer ilmunya ke murid. Biasanya guru guru kalau muridnya dapat nilai jelek sekelas, selalu menyalahkan muridnya, dengan alasan murid murid kurang belajar, kurang perhatian orang tua, guru Les Private nya gak bagus dengan melempar tanggung jawab. Sebenarnya guru di sekolah lah pusat ilmu yang harus bisa transfer ilmu dari 1 otak ke 20 hingga 30 an murid. Kalaupun murid ada yang gagal 1 atau 2 orang, make sense. Janganlah 1 kelas ulangannya jelek. Namun sekarang ini, mulai banyak sekolah yang menerapkan sistem penilaian dari orang tua murid maupun dari murid terhadap guru yang mengajar. Sehingga kepala sekolah dapat menilai si guru ini mungkin pintar, Cuma tidak pintar mentransfer ilmunya.

Tingkat kesulitan kurikulum Singapore, bisa ditilik dari sebagai contoh untuk persiapan olympiade SMP, saya ada memberikan soal soal SD Singapore, dan ternyata si murid berhasil menjadi juara. Untuk bisa berhasil mengerjakan soal soal kurikulum Singapore, banyak murid di Bimbel Akong berdisiplin mengikuti metode Singapore yang diajarkan sehingga banyak yang sukses menjadi juara juara di berbagai sekolah di Jadebotabek. Sistem pengerjaannya adalah diupgrade beberapa tingkatan. Jadi si murid mengerjakan soal soal super susah, sehingga pas ulangan akan berasa mudah sekali.

Berikut kesaksian dari Ci Yenny yang anaknya Feifei siswi Singapore International School (SIS) yang berdisiplin menggunakan metode Singapore yang diajarkan, serta disiplin ikut les dengan rutin berhasil meraih nilai tertinggi di kelas dengan perfect score 100 di ulangan matematikanya mengikuti jejak siswa siswa yang ikut program Les International School. Feifei siswi yang ikut Bimbel Akong program Les International School (Les Kurikulum Singapore / Les Singapore Curriculum) ini sudah mengikuti Bimbel Akong selama 2 tahun dan telah menjadi juara kelas terus menerus.

Testimonial Untuk Les International School Akong Testimonial Untuk Les International School Akong Testimonial Untuk Les International School Akong Testimonial Untuk Les International School Akong

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

Tagged with: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Posted in Les International School, les private, Les test masuk Universitas, Testimoni, Tips

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mengenal Ricky Sugiri (Akong)
ricky sugiri

ricky sugiri

Ricky Sugiri ( Akong ) adalah pengajar dari kursus private bimbingan belajar les matematika ini. Untuk Informasi lebih lanjut mengenai bimbel matematika ini, hubungi, email: rickysugiri@yahoo.com ADD pin bbm = 51fefb79 Please cantumkan dengan lengkap 1. nama siswa? 2. kelas berapa? 3. nama asal sekolah? 4. Mau les apa? 5. Mau les materi berkurikulum nasional atau mau yang materi kurikulum luar (seperti matematika berbahasa inggris, science, dll) ? 6. alamat email yang bisa dihubungi? 7. nomor handphone? 8. Alamat rumah sekarang? (tanpa info yang lengkap dan jelas, email, bbm, sms, whatsapp tidak akan diresponse). Email / BBM preferable for fast response as teaching schedule yang sangat padat. Dan sangat memungkinkan telepon anda tidak terjawab karena kesibukan sang Pengajar yang sangat tinggi

View Full Profile →

Follow me on Twitter
Categories
%d bloggers like this: